Jika kita mendengar penjualan data, kriminal digital, pasti kita familier dengan yang namanya DarkWeb.
Hampir semua orang tahu DarkWeb. Tahu betapa gelapnya, tahu betapa sadisnya. Nggak sedikit juga dari mereka yang penasaran, gimana cara masuknya?
Ada apa aja sih di sana? Bisa login pake akun, nggak? Yuk, saya coba bahas, kita simulasi masuk DarkWeb. Tapi nggak usah dipraktekin kalo masih mau panjang umur.
Pendahuluan
Banyak orang membayangkan dark web itu seperti pintu rahasia ke dunia kejahatan. Begitu masuk, isinya langsung penjualan data, narkoba, senjata, dan aneka kejahatan-kejahatan lainnya
Gambaran ini nggak sepenuhnya salah sih, tapi juga nggak sepenuhnya benar.
Dark web itu bukan satu tempat, melainkan ekosistem. Dan seperti dunia mana pun, dia punya struktur, budaya, dan risikonya.
Nah, disini Perlu diluruskan nih. Dark web bukan sesuatu yang bisa diakses dari sembarang browser seperti Google Chrome atau Microsoft Edge begitu aja. Dia cuma bisa diakses dari 1 jenis browser yang menggunakan jaringan anonim, yang familier adalah saat ini Tor browser.
Bukan tor monitor, ya 🙂
Ini Bukan karenamistis yaa, tapi Dark Web memang tempatnya anonimitas. Secara konsep, orang masuk dark web karena dua hal. Entah ingin privasi yang lebih kuat, atau ingin menghindari pengawasan.
Biasanya Jurnalis, aktivis HAM, dan warga di negara represif banyak yang memanfaatkannya. Tapi di sisi lain, ya, pelaku kejahatan juga ada yang pake. Bahkan lebih banyak.
Gimana Cara Masuk DarkWeb
Buat masuk ke dark web, biasanya orang butuh jaringan khusus yang memisahkan identitas asli dari aktivitas online sehari-hari. Di sinilah muncul istilah seperti jaringan anonim dan browser khusus.
Tapi, disini penting dipahami, begitu seseorang berniat masuk, secara tidak langsung dia sudah siap untuk mengambil risiko. Karena dia berpindah dari internet normal yang relatif terlindungi ke ruang yang tidak punya benteng pengaman bawaan.
Nggak ada jaminan keamanan, nggak ada customer service yang bisa tolong, nggak ada tombol laporkan. Ngeri gak, tuh?
Ibaratnya, ketika kita masuk dark web, kita siap dimangsa. Kalo nggak bisa jaga keamanan sendiri, ya siap-siap jadi korban.
Gimana Tampilannya?
Nah, Berbeda dengan web biasanya, dark web nggak punya tampilan ramah.
Banyak halaman polos, berantakan, bahkan terasa seperti internet tahun 90-an.
Nggak ada desain menarik dengan css yang memanjakan mata, nggak ada juga algoritma buat memanjakan user. Justru Yang ada malah algoritma buat jebak user.
Di sana juga ada forum diskusi, arsip dokumen, blog anonim, dan juga marketplace ilegal.
Semua bercampur di sana. Nggak ada etalase yang bilang, ini aman atau ini berbahaya.
Buat pemula, maaf, nggak ada peringatan bahaya, ini aman. Semua ya berjalan dengan biasa, kalo sampe dijebak, berarti memang disitu sialnya.
Apa Dark Web Ada Sistem Akun
Ini yang sering ditanyakan di forum-forum.
Ya, memang, banyak layanan di dark web menggunakan sistem akun. Username, password, lengkap pokoknya. Tapi jangan tertipu. Akun di sana bukan jaminan kepercayaan.
- Satu akun bisa hilang besok, bahkan walau baru beberapa menit kita buat akunnya
- Satu identitas orang atau blog bisa palsu.
- Kalo berani coba transaksi, Satu transaksi bisa berakhir tanpa jejak. Hari ini beli data orang di dark web, uang dikirim transaksinya bisa langsung hilang.
Mau siapa coba yang dimintai tanggung jawab? Otoritas nggak ada, kejahatan yang pasti ada.
Hal Paling Berbahaya Bagi Pemula
Sebetulnya, kalo kita bicara Hal Paling Berbahaya Bagi Pemula bukan kontennya, tapi jebakannya yang tersistematis. Kadang terlihat menarik, padahal disitu lah jebakannya.
Dengan membangun ketertarikan, pastinya kita tertarik buat masuk lebih dalam, dan semakin dalam kita masuk, semakin terbuka peluang untuk kita dihajar. Hehehe.
Tak hanya itu, kadang kita merasa pd dengan anonimitas yang dikasih. Anonim ini lah, pasti aman dong. Mereka nggak bakal tahu saya. Padahal itu ilusi.
Anonim di Dark web bukan kayak kita lagi nyamar pake nomor baru di Grup WA, Bos. Anonim di Dark Web harus dijaga dengan kewaspadaan yang tinggi, ketelitian dan kedisiplinan.
Hal yang Nggak Boleh Dilakukan Kalo Masih Mau Panjang Umur
- Jangan pernah memasukkan data pribadi.
- Jangan pernah percaya transaksi.
- Jangan pernah download file sembarangan, apa lagi extensinya aneh-aneh.
- Ini yang penting, Jangan merasa pintar hanya karena berhasil masuk, jangan sombong.
- Terakhir, bonus, jangan jadikan masuk dark web ajang buat oprek mengoprek. Kalo mau ngoprek jangan terlalu lama, jangan gampang penasaran.
Penutup
Sebagai penutup, dark web itu bukan dunia rahasia yang wajib dijelajahi, tapi juga bukan sesuatu yang harus ditakuti berlebihan juga.
Dark Web itu cuma bagian lain dari internet, dengan karakter yang jauh lebih keras, dan jelas tidak ramah untuk orang yang datang tanpa persiapan. Banyak memang yang penasaran, tapi jangan lupa, disana nggak ada jaminan keamanan.
Masuk dark web juga bukan prestasi, biasa aja. Nggak masuk dark web juga nggak apa-apa. Kalo memang nggak ada kebutuhan, ngapain?
Kalo memang penasaran, boleh coba, tapi jangan lupa persiapan.
Tinggalkan Balasan