Kategori: opiniku
-
Layak Kah Pak Harto Jadi Pahlawan Nasional? Ayo Coba Kita Jujur
J Sejak kemarin kemarin, beranda FYP Tiktok saya ramai lagi. Kali ini bukan soal pajak, bukan juga soal jalan rusak. Tapi soal wacana: Pak Harto mau diberi gelar Pahlawan Nasional. Wah, Banyak dong yang langsung bereaksi. Ada yang mendukung penuh, katanya beliau berjasa besar membangun bangsa (Bapak Pembangunan) , bikin ekonomi stabil, bikin Indonesia dikenal…
-
Menggugat Tradisi Ospek, Saatnya Reformasi Orientasi Mahasiswa
Setiap tahun ajaran baru, ribuan mahasiswa baru disambut dengan agenda tahunan bernama PKKMB (Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru) atau lebih dikenal dengan istilah ospek. Di atas kertas, konon katanya, kegiatan ini dimaksudkan untuk memperkenalkan mahasiswa dengan dunia kampus, nilai-nilai akademik, dan etika yang akan membentuk mereka menjadi insan perguruan tinggi. Namun, dalam praktiknya, ospek kerap…
-
HUT Kemerdekaan Itu Bukan Dirayakan, Ini 5 Pilar Pemaknaannya
Setiap 17 Agustus, kita merayakan peringatan kemerdekaan Indonesia. Jalanan penuh bendera yang berkibar, anak-anak lomba, suara sirine upacara detik detik proklamasi menggema. Memang, Meriah, dan ya, memang semestinya begitu. Tapi kalau kemerdekaan hanya berakhir pada panggung hiburan dan unggahan media sosial, ahhhh, kita sedang mengkerdilkan arti kemerdekaan yang dulu diperjuangkan dengan darah. Peringatan seharusnya bukan…
-
LMKN Tagih Royalti, Suara Musik Tak lagi Terdengar Di Cafe
Saya sempat berpikir, kok tiba-tiba ramai soal LMKN menarik royalti dari pemilik kafe dan pengusaha lainnya? Awalnya saya juga bingung, Kenapa kita harus bayar lagi untuk musik di kafe? Tapi setelah saya coba baca beberapa media, semuanya jadi jelas—dan memang bikin geleng-geleng kepala. Ternyata, LMKN memang bukan tiba-tiba menarik royalti. Ternyata saya juga baru tahu,…