Kategori: opiniku

  • Kenapa Awal Ramadhan Sering Berbeda? Gus Baha Jelaskan Hisab dan Rukyat Secara Ilmiah

    Belakangan ini potongan video Gus Baha tentang hisab dan rukyah sempat mampir di beranda TikTok saya, dan menarik sekali melihat betapa jernih cara beliau menjelaskan persoalan yang selama ini sering membuat umat Islam berdebat. Apa metode yang benar untuk menentukan awal bulan ibadah seperti Ramadhan? Menurut Gus Baha, baik rukyah (melihat hilal secara nyata) maupun…

  • Jernihkan Pikiran, Sikapi Perbedaan Secara Elegan Menghadapi Ramadhan

    Assalaamu’alaykum. Kali ini, saya menerbitkan postingan di blog tercinta tidak sesuai jadwal. Ya nggak apa-apa lah ya. Tahun ini, kita kembali bertemu fase tahunan tiap kali bertemu awal Ramadhan. Perdebatan panas muncul ditengah publik karena adanya perbedaan awal Ramadhan. Selasa, 17 Februari, pemerintah melalui Kementerian Agama resmi mengumumkan bahwa 1 Ramadhan jatuh pada Kamis, 19…

  • Refleksi Dua Karakter Manusia dalam Menerima Kritik, Belajar dari Pengalaman Nyata

    Assalamu’alaykum. Halo, semua. Yuk baca sampe selesai yaa, saya mau mengajak pembaca untuk sama-sama belajar suatu hal, yang direfleksikan dari pengalaman saya tentang dua karakter manusia yang berbeda. Disclaimer: Tulisan ini tidak ditujukan untuk membicarakan orang lain, ya. Akantetapi ini sebagai pembelajaran bagi kita, tentang 2 karakter manusia yang berbeda, dan dampaknya secara nyata bagi…

  • Catatan Refleksi, Sebuah Keperihatinan Atas Kemunduran Generasi Masa Kini

    Assalaamu’alaykum. Pagi ini, saya menjumpai matahari seperti biasa. Saya paksa tubuh dan kaki saya bergerak, melaksanakan kegiatan rutin setiap jum’at pagi. Tidak ada yang istimewa sebenarnya, kareana cuma Jawa Barat dan kamyuu yang istimewa. Hehehe. Ah, lupakan lah soal aktifitas saya ini. Mari saya tunjukan sebuah fakta yang menurut saya, ini memperihatinkan. Sangat memperihatin kan…

  • AI, Ketika Orisinalitas Karya Dipertanyakan

    Di banyak lingkungan perguruan tinggi hari ini, AI diperlakukan seperti sesuatu yang menakutkan. Ia dibicarakan, ditakuti, dicurigai, tapi jarang benar-benar ada yang memahami. Mahasiswa yang menulis karya ilmiah mulai hidup dalam bayang-bayang tuduhan dan ketakutan. Bukan karena karyanya salah, bukan karena datanya keliru, tapi karena kalimatnya jika terlalu rapi, terlalu sistematis, disitu lah indikasi ditulis…