Cara Baru Menikmati Berita lewat Meet Nite Live

Bagikan ke

Sejak februari tahun lalu kalau saya tidak salah, saya skrol beranda YouTube saya dengan harapan saya akan menemukan tontonan menarik.

Hiburan kek, berita politik kek, atau apa pun lah.

Sampai pada akhirnya, Screen reader saya terhenti pada sebuah link video yang judulnya membuat saya sedikit penasaran.

Ya, kala itu, kalau tidak salah pembahasannya tentang korupsi di pertamina yang nilainya besar itu. Cuma saya lupa judul persisnya apa.

Saya buka dan saya tonton, meski gak kelihatan, menarik juga, nih?

Awalnya, saya kira ini adalah sajian stand up comedy, tapi ternyata bukan.

Baca juga:  Menghadapi Seminar Proposal Tanpa Panik: Cerita dan Tips Persiapan Sempro

Ini adalah program penyajian berita sebetulnya dengan cara dan kemasan yang berbeda. Ini lah Meet Nite Live.

Penyajiannya unik, Program ini menyajikan isu-isu panas dengan pendekatan yang segar.

Valentinus Resa membuka acara dengan monolog khasnya, dramatis secukupnya, sarkastik seperlunya, tapi tetap terasa cerdas.

Berita panas disajikan via humor, beda banget dari format siaran berita lain, dan itu namanya gebrakan sejati menurut saya sih.

substansinya juga tetap tajam, tapi ringan dicerna.

Semua itu dirangkai dengan ritme yang enak diikuti. Tidak terburu-buru, tidak juga bertele-tele.

Baca juga:  Mengenal Kesenian Wangsalan, Sebuah Kesenian Dari Caruban

Meet Nite Live terasa sadar betul siapa penontonnya. Ia tidak memaksa penonton untuk “pintar dulu” agar bisa menikmati isinya. Ia justru mengajak berpikir sambil ketawa-tawa bareng.

Dan bagi saya, yang sering menikmati video sambil santai menikmati kopi atau teh manis semanis kamyuuu, format seperti ini terasa pas.

Informatif banget, reflektif, dan yang paling penting, tidak meremehkan kecerdasan penontonnya.

Wawancara narasumber juga mendalam, kadang liputan lapangan dimomen tertentu seperti kondisi lalulintas saat tahun baru kemarin, kadang bahas problem yang santai sehari-hari bareng Otonk Setiabudi, sang CoHost.

Baca juga:  Refleksi Dua Karakter Manusia dalam Menerima Kritik, Belajar dari Pengalaman Nyata

semua tersaji dengan menarik, secara aktif menjangkau saya yang suka nonton video sambil ngopi.

Perlu diketahui saja, saya menemukannya tidak sengaja di YouTube, dan saya hanya menikmati replaynya di YouTube sehingga saat ini saya tidak tahu hari dan jam tayangnya kapan saja.

Bagikan ke
Avatar Dwi Citolaksono
Seseorang yang gemar menulis di blog, sekedar menulis opini atau mengurai makna dengan kata. Mahasiswa S-1 Pendidikan luar biasa di salahsatu universitas di Bandung, yang sedang menyelesaikan tugas akhirnya. Memiliki kepedulian kepada disabilitas netra, dan memiliki ketertarikan terhadap teknologi

Diterbitkan

dalam

oleh

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Subscribe Newsletter Via WhatsApp

Masukkan nama lengkap anda dan nomor WhatsApp aktif untuk menerima pemberitahuan postingan terbaru, yang akan secara langsung saya kirim kan via WhatsApp